Indah's Blog

Kamis, 25 Desember 2014

Cerpen? Bukan sih, Novel? Bukan juga



Kesalahan Cintaku
           Aku telah salah menempatkan hatiku ini kepada orang yang sangat di sayangi oleh kakak aku sendiri, walaupun dia bukan kakak kandung aku tapi dia sudah aku anggap sebagai kakak aku. Karena dialah orang yang selalu mendengarkan cuarahan hatiku begitu pula dia yang selalu bercerita kepada aku. Tapi aku tidak tahu kalau orang yang aku sayang itu ternyata orang yang kakak aku sayangi. Tapi apa aku salah? Ini masalah hati! Walau begitu kakak aku juga mempunyai orang yang dia sukai dan orang itu juga menyukai kakak aku. Jadi aku berfikir itu tak apa.

            Setelah lama aku sering contectan sama orang yang aku sayang itu, orang itu menyatakan cintanya kepadaku dan menginginkan aku menjadi pacarnya. Awalnya aku fikir kakak aku tidak akan marah dan kecewa denganku, karena kakak aku juga sudah memiliki pacar. Tapi tidak lama setelah dia mengetahui bahwa aku sekarang bersama dengan orang yang dia sayang itu, kakak aku langsung memusuhi aku dan membenciku. Aku tidak tahu harus berbuat apa waktu itu, aku sangat bingung, karena aku telah menyakiti hati kakak aku. Tapi apakah mungkin aku meninggalkan orang yang aku sayang dan menyayangi aku juga? Setelah aku melepaskan orang yang sangat menyayangiku demi orang yang aku sayang?
            Kemudian aku bercerita kepada sahabat aku, lalu sahabat aku berkata “Kan sudah aku katakan ngg usah terima dia, karena dia itu mantan dari kakak kamu, pasti dia akan kecewa dan benci sama kamu” setelah aku dengar kata-katanya aku lalu berfikir untuk mengakhiri hubungan aku ini yang baru-baru dengannya. Tapi sahabatku langsung berkata lagi “Kamu fikir dengan kamu memustuskannya, kamu dengan kakak kamu akan baik seperti semula dulu? Tidak akan! Coba kamu fikir, kamu telah menyakiti perasaan orang yang sayang sama kamu demi orang yang baru kamu kenal. Lalu kamu bahkan juga menyakiti perasaan kakak kamu sendiri” Kemudian lama aku memfikirkan hal tersebut dan aku memutuskan untuk tetap bersamanya.
            Sudah sebulan aku menjalin hubungan dengannya, tetapi hubungan aku dengan kakak aku masih saja panas karena kekecewaan yang mungkin amat sangat dalam dia rasakan. Ntah kapan itu kakak aku tiba-tiba mention aku dan berbicara yang sangat kasar padaku, awalnya aku masih sangat sopan dan sangat menghargainya karena aku fikir dulu aku sangat dekat sama dia walau sekarang dia sangat membenciku. Tetapi ketika dia mulai menyebutkan kata b**c* ke aku, mulai saai itu juga aku langsung tidak ingin berkata sopan dan menghargai dia! Karena kata-kata yang dia lontarkan ke aku itu sangatlah kasar dan tidak sangat aku sukai!
            Aku dan dia sempat bertengkar dan aku mengatakan padanya bahwa aku ingin mengakhiri hubungan ini dengannya karena aku sudah cukup sakit setelah membaca DM dia sama teman kakak aku. Tetapi waktu itu dia sangat mempertahankanku jadi aku berfikir untuk tidak jadi melepaskan dia begitu saja karena rasa kecewa ini. Aku berfikir kalau aku lepaskan dia hanya karena begitu nanti aku yang akan menyesal karena telah memutuskan orang yang sangat aku sayangi hanya karena mungkin aku yang salah anggapan terhadapnya.
            Setiap ada waktu luang aku dan dia harus menyempatkan diri untuk ketemu, tapi kami lebih sering ketemu di sekolah karena kalau di luar sekolah aku jarang bisa keluar rumah, jadi setiap waktu ketika aku bertemu dengannya itu sangatlah berharga untukku. Karena sesekali aku berfikir bahwa suatu saat pasti aku tidak bisa bersamanya lagi dan dapat bersamanya terus. Jika di sekolah itu kami selalu ketemu jika sudah waktu istirahat dan waktu untuk pergi shalat ke masjid, ketika waktu istirahat aku dan dia selalu ketemu di kantin dan kami jajan barengan, sedangkan saat waktu shalat kita selalu shalat bareng walaupun banyak orang lain juga hehe, habis sudah shalat kami berdua menyempatkan untuk saling ketemu dan duduk bersampingan untuk ngobrol. Dan ketika sudah pulang sekolah kami jarang pulang barengan karena waktu pulang kita kadang tidak bersamaan, tetapi sesekali jika jam pulang kami bersamaan kami selalu jalan bersama untuk pulang kerumah, biasanya aku pulang bersama sahabat-sahabat aku tetapi waktu itu seketika dia langsung ada disamping aku dan mengajak aku pulang bersamanya, tapi aku berfikir aku sudah bilang sama sahabat-sahabat aku kalau aku akan pulang bareng mereka lagi, tetapi sahabat-sahabat aku juga ngerti keadaan aku lalu mereka pulang deluan aku dibiarkan pulang bersama dia.
            Besoknya kakak kelas aku temannya dia berulang tahun, aku juga sama temannya dia itu lumayan dekatlah sehingga aku di ajaknya juga untuk pergi ke partynya. Sempat aku ngestalk di akun twitter dia dan berkata “kamu harus ajak punya aku juga kalau kamu mau aku ajak punya kamu juga”. Saat dia berkata begitu duh aku kayak merasa special banget buat dia hehe.
            Waktu pulang sekolah tiba-tiba ajah dia narik aku dan mengajak aku untuk pergi ke acara partynya kakak kelas aku. Waktu itu kami nungguin yang lainnya di masjid, saat itu aku dan dia duduk bersampingan dan kakak kelas aku juga berhadapan bersama dengan pacarnya. Lalu dia tiba-tiba ajah memegang tangan aku, kemudian kakak kelas aku melihatnya dan langsung berkata “Kita saja semua disini sudah lama juga tapi tidak ada tuh yang pegangan tangan *dengan nada mengejek*” rasanya itu malu banget deh ketika aku ketahuan, kan juga cuman aku disitu yang junior, yang lainnya semua senior aku di sekolahan.
            Setelah lama kami menunggu kemudian kami semua berangkat karena sudah mulai hujan gerimis, tetapi aku sama dia agak ketinggalan karena dia membukakan jacketnya untuk aku gunakan agar aku ngg kehujanan. Lalu kami berdua melanjutkan juga perjalan untuk pergi ke rumah kakak kelas aku yang sedang berulang tahun, tapi baru kami jalan sebentar hujan kemudian tiba-tiba menjadi sangat deras, lantas kami langsung berteduh di tempat les guru kami yang dekat dari sekolahan, disitu kami berdua terjebak hujan yang lumayan deras. Tidak lama hujan sudah kembali redah, kami melanjutkan perjalanan, baru saja lagi kami ingin berangkat tiba-tiba saja hujan deras turun lagi, jadi kami harus berteduh lagi. Kami berteduh di tempat pangkalan ojek dekat tempat les guru kami tadi itu, disitu kami bertemu dengan salah satu temannya dia yang juga sedang berteduh, kami berbincang-bincang sejenak membahas dimana rumah kakak kelas aku yang ulang tahun itu. Setelah hujan redah lagi kami langsung melanjutkan jalan agar tidak terkena hujan lagi.
            Sementara kami diperjalanan tiba-tiba  ditengah-tengah perjalanan kami terkena hujan lagi dan kami harus mencari tempat berteduh lagi. Tapi untungnya kami berdua melihat teman aku dan teman dia yang sedang berteduh juga, kami berdua berteduh ditempat mereka, sambil menunggu hujannya redah kami semua saling bergurau. Kemudian tidak lama hujan kembali redah, lantas kami semua beranjak dari tempat duduk untuk segera bergegas pergi ke party kakak kelas aku.
            Ketika aku, dia, temannya, dan teman aku sudah berada dilorong perumahan kakak kelas aku itu, kami terpisah dengan 2 orang teman aku. Lama kami menunggu mereka, kami semua kemudian pergi deluan ke acara kakak kelas aku. Setibanya dirumah kakak kelas aku, mereka berdua tak juga datang, kakak kelas aku yang sedang berulang tahun itu langsung pergi mencari mereka dan ternyata mereka sudah ada di dekat masjid dekat rumah kakak kelas aku. Saat itu dia basah kuyup karena terkena hujan, aku merasa bersalah, karena dia berikan jacketnya kepada aku dia jadi basah kuyup begitu. Tapi dia berkata bilang dia tidak kenapa-kenapa.
            Saat acara berlangsung aku dan dia selalu sampingan, dia memegang tanganku selalu. Waktu itu teman aku ingin memotret aku dengannya tetapi aku tidak mau, karena aku malu. Setelah itu aku menyesal karena waktu itu aku tidak mau berfoto dengannya *fyuhh. Saat semuanya main cake dan coret-coretin muka orang pakai cream cake itu aku juga kena, lalu aku bersihin dan pas ada dia di hadapan aku dia bersihin coretan cream cake yang ada dimuka aku. Setelah itu kami lanjut pulang kerumah. Dan dia mengantar aku sampai kerumah.
            Dulu waktu hubungan aku dengan dia beranjak masuk kedua bulan itu pernah aku dan dia semakin dekat setiap ada waktu luang kami selalu bersama, terlebih ketika lagi free class di sekolahan, dan juga ketika waktu porseni. Waktu free class itu hari aku diintilin terus sama dianya, kemana-mana ada dia yang ngikut dibelakang (tp senang juga sih hehe). Sampai-sampai hampir semua senior aku di sekolah tau kalau aku pacaran sama dia. Eh iya waktu itu juga aku pernah masuk jadi anggota LDK di sekolahan, jadi mulai disitu aku jarang bersama-sama karena aku harus masuk keruangan untuk LDK, tapi kami masih bisa contectan dengan smsan, jadi kita smsan terus. Dia selalu nanyain apa LDK-nya itu udah kelar atau belum karena LDK-nya lama banget. Emang sih LDK-nya aku tahu kalau begitu tapi kan maklumlah orang lagi keasmaraan hehe.
Hari pertama LDK itu ternyata salah satu panitianya itu ada kakak aku, aku kaget banget pas tahu itu, tapi aku hanya bawa santai saja anggap tidak ada apa-apa. Tidak lama kemudian kakak aku bicara dan memperkenalkan dirinya ke semua anggota dan di akhir katanya itu dia bicara dan menyinggung aku dia bilang “Aku harap di sini adek-adek tidak ada yang munafik” saat itu aku diam saja, aku hiraukan saja perkataannya. Terus aku lanjutkan smsan aku sama dia,  tidak lama aku ketahuan sama panitia LDK sering main hp, terus panitianya datang ke aku dan bilang jangan main hp lagi. Tapi aku malah main hp terus sampai panitianya itu bilang kalau aku main hp lagi hp aku akan di ambil. Sudah itu aku ngg pernah main hp lagi.
            Pas malam terakhir LDK semua anggota wajib bermalam, jadi aku juga ikutan bermalam. Selama LDK aku tidak pernah bicara atau main hp lagi sekalipun, karena aku sudah kena teguran 3 kali. Ketika sudah masuk ke materi gabungan, kata panitianya hp harus dimatikan dan di simpan di tempat yang telah di sediakan oleh panitia, jadi panitia semua menyuruh kita untuk sms/telfon orang tua kita atau pacar kita katanya beritahu kalau hp dari sekarang sampai pagi tidak bisa di aktifin. Terus yang aku sms itu hanya dia bukan orang tua aku, parahkan haha. Sudah aku sms dia aku non-aktifkan hp aku dan menyimpannya di tempat yang disediakan oleh panitia.
            Sudah materi gabungan kita masuk ke Renungan, kita semua di situ nangis histeris karena perkataan guru pembimbing kita yang wow luar biasa kalau di renungkan secara sungguh-sungguh. Nah setelah renungan aku kira semuanya sudah selesai kita bisa dapat tidur, tapi ternyata masih ada. Di situ awalnya kakak aku itu membuka masalah aku dengan dia itu di LDK dia membalaskan semua dendamnya ke aku di LDK itu. Dia melempari aku pulpen, awalnya aku ngg tahu kalau yang dia maksud itu aku, tapi lama kelamaan aku baru sadar kalau aku yang dia maksud. Waktu di situ aku terus-terusan di pojokin, malah aku hampir di suruh pulang ke rumah padahal waktu itu jam 2 malam, aku takut banget. Aku di suruh pilih tidak pulang malam itu tapi tidurnya di pos satpam sekolahan, karena kakak aku itu tidak mau kalau aku tidur di dalam ruangan LDK. Jadi mau tidak mau aku terpaksa lebih pilih tetap tinggal di sekolah walau hanya tidur di pos satpam.
            Waktu itu aku sudah nangis setengah mati, lalu aku duduk dan bersandar di tembok pos satpam dan tiba-tiba aku dengar suara-suara orang berjalan yang menginjak dedaunan yang ada di belakang pos satpam itu, di situ aku mulai tambah nangis dan hanya bisa sebutin nama mama aku aja. Untung aja guru pembimbing aku itu langsung datang dan bertanya ke aku apa masalah aku sama kakak aku itu, terus aku ceritai semua. Lalu guru aku bilang aku tidur di ruang osis saja tapi jangan sampai ada panitia atau anggota LDK yang lihat aku. Pas sampai di ruang osis aku langsung tidur karena aku sudah ngantuk banget dan juga ketakutan. Tidak lama kemudian sekitar jam setengah 3 lewat, aku di panggil masuk ke ruangan LDK lagi dan semua orang menceritakan kalau itu hanyalah bercanda. Lalu disitu juga aku baru baikan sama kakak aku dan aku sampai nangis pas mau meminta maaf kepadanya.
            Setelah aku dan kakak aku sudah baikan, semuanya juga menjadi lebih baik. Dulu waktu aku sama kakak aku punya masalah aku ingat sekali orang-orang yang selama ini membantu aku, mereka adalah kak aprilia, kak anugrah, dan 3 cewek cantik lainnya. Saat itu juga aku mulai dekat dengan salah seorang kakak kelas aku yaitu kak ilmy, dialah orang yang selalu mendengarkan semua curahan hati aku mulai dari masalah aku dengan kakak aku sampai tentang dia.
            Semuanya menjadi mulus tanpa ada masalah lagi, tetapi saat satu minggu sebelum kami sudah 3 bulan bersama, akhir-akhir itu dia sangat cuek, bahkan dia jarang sms aku. Itupun waktu dia sms aku dia hanya mengucapkan aku selamat pagi dan selamat malam, selain itu tidak ada lagi. Waktu aku sama sahabat aku pergi jalan-jalan, aku ketemu dia dijalan, dan dia sempat berhenti ditempat aku bersama teman aku, tapi aku tidak bicara dengannya, dia hanya berbincang-bincang dengan sahabat aku. Kemudian setelah mereka berbincang-bincang dia langsung pergi begitu saja untuk latihan. Saat itu ini perasaan kacau banget ntah sedih, kecewa, atau apa. Aku meminta kepada teman aku untuk kita pulang saja secepatnya, karena suasana hatiku yang lagi mendung.
            Ketika disekolah, waktu keluar main aku ketemu dengannya, aku berpapasan dengannya saat aku ingin keluar dari kantin dan saat dia ingin masuk ke kantin. Pada saat itu aku dan dia hanya saling tatap mata tanpa berkata sepatah katapun. Tak lama kemudian ketika aku sudah ada di kelas, seketika hpku bergetar dan ternyata itu sms dari yang isinya membuat air mata ini mengalir dengan sendirinya. Dia berkata pada ku jika dia sudah bosan denganku, awalnya dia menanyakan kenapa waktu aku dipanggilnya tadi aku tidak menengok padanya. Padahal waktu itu aku tidak dengar sama sekali kalau dia memanggil aku. Ketika waktu itu juga aku hanya mengucapkan satu patah kata padanya dan hanya berkata iya. Aku tak bisa berkata lagi selain hanya kata iya, karena aku seorang cewek, yang cewek bisa lakukan hanyalah “menunggu” berkata “iya” “terserah” “aku ngg apa-apa”.
            Saat pulang sekolah, aku ketemu dengan kak fajry (3 cewek cantik) dan kak risky (teman dia yang tadi bareng ke kantin). Kata kak fajry dia bilang kalau dia dengar aku dan dia putus lantas aku benarkan dan langsung kak fajry bicara lagi dan berkata kenapa aku hanya bilang iya kepadanya? Kenapa tidak aku pertahanin kalau memang aku sayang? Tapi pada saat itu aku hanya bisa fake smile tanpa sepatah katapun yang keluar dari mulutku. Kemudian kak risky berbicara bahwa katanya tadi memang dia sudah bilang sama kak risky kalau memang dia sudah mau mengakhiri hubungannya dengan aku.
            Besoknya setiba aku disekolah, aku langsung mengingat semua kenangan-kenangan ketika aku masih bersamanya, terlebih di masjid, aku selalu mengingat ketika di masjid itu aku selalu duduk sampingan bersamanya, ketika aku marah sama dia, dia selalu membujuk aku dan menarik tangan aku ketika aku ingin pergi dari sampingnya. Lalu aku juga selalu mengingat ketika di kantin kita ketemu, tiba-tiba angina kencang berhembus dan dia langsung melindungi aku dari hembusan angina kencang dan debu itu. Dan juga aku ingat ketika porseni, waktu aku marah sama dia karena dia buat aku unmood, karena perkataannya, dia terlihat begitu sangat sedih karena aku cuekin dia, dia menarik tanganku untuk ikut bersamanya mendaftar nama-nama orang yang ingin ikut porseni badminton, tetapi aku selalu saja menjauh darinya. Saat porseni terakhir juga, awalnya dia tidak datang karena dia sakit, tetapi dia tiba-tiba saja ada dibelakang aku, lalu sahabat aku menceritakan kalau aku sempat sangat galau karena berfikir dia tidak datang, waktu sahabat aku mau menceritakan itu, aku lantas mengejar sahabat aku itu karena aku malu jika dia mengetahuinya sampai tas aku terjatuh, dan dia mengambilkan tas aku dan menarik tanganku agar aku tidak menahan sahabat aku itu untuk bercerita betapa galaunya aku tadi. Waktu aku juga dan dia ingin ke rumah temannya untuk mengambil motornya yang dia simpan dirumah temannya itu, ketika sudah sampai dia lantas menyuruhku untuk pulang deluan lalu dia menyubit pipi aku. Aaaaaa pokoknya banyak hal tentang dia yang tidak akan aku lupakan.
            Setelah aku putus dengannya, aku dan dia tidak lagi saling menghubungi. Kami berdua lost contact. Tidak lama kemudian aku mendengar kabar kalau dia dan salah satu dari 3 cewek cantik mereka berdua sedang dekat. Kemudian bulan depannya aku dengar mereka menjalin hubungan, yang aku kagetkan adalah orang yang masih sangat aku sayang menjalin hubungan dengan orang terdekat aku. Memang rasanya itu sangat sakit, mungkin itu juga yang pernah kakak aku rasakan ketika tahu bahwa aku dan dia menjalin hubungan. Tapi di sini situasinya berbeda! Saat itu kakak aku juga sudah mempunyai pacar, sedangkan aku? Masih berharap banget bisa kembali lagi bersamanya tapi aku tahu itu tidak mungkin terjadi.
            Ke esokan harinnya ketika aku ingin pergi ke kantin, aku melihat dia dengan pacarnya berjalan berdua, mereka senyum kepada aku, tetapi aku hanya senyum kepada pacarnya bukan kepada dia. Lalu aku bercerita kepada sahabat-sahabat aku dan juga kak ilmy tentang apa yang aku rasakan saat ini. Kak ilmy itu sekarang ini telah menggantikan posisi kakak aku, dialah yang sekarang menjadi kakak aku, karena hanya dia yang aku rasa paling mengerti aku.
            Untuk dapat bisa melupakannya aku mengambil keputusan untuk mengganti nomor telepon aku, agar aku bisa melupakan dia. Tapi hal itupun gagal, karena pada waktu itu aku bersama sahabat aku sedang duduk-duduk di ruangan BK bersama dengan senior yang lainnya. Lalu dia lewat, kemudian kakak senior yang duduk bersama aku dan sahabat aku itu memanggilnya dan mengatakan banyak hal, akupun tidak mengetahui apa yang mereka bicarakan. Tidak lama sahabat aku kembali ke kelas sebentar untuk mengambil barangnya, aku ditinggal sendiri di ruang BK tersebut. Tidak lama sahabat aku sudah datang dan mengajak aku kembali ke ruang BK dan tiba-tiba saja kakak senior aku berbicara denganku dan berkata “katanya kamu ngg pernah balas smsnya” terus sahabat aku langsung bilang “tentu tidak di balas, orangnya saja sudah ganti nomor”.  Tidak lama habis mereka berbicara kakak senior aku meminjam hp aku untuk sms dia menggunakan nomor telepon aku yang baru. Sorenya dia menelpon aku, awalnya aku ngg tahu kalau yang nelpon aku itu dia, setelah dia katakan kalau dia itu aku baru mengetahuinya. Waktu itu aku sungguh sangat merasa tersanjung karena dia menelpon aku.
            Lalu aku bercerita kepada kak ilmy dan sahabat-sahabat aku tentang semua ini. Dan tidak lama kemudian aku mendengar berita bahwa dia dan salah satu dari 3 cewek cantik itu hubungannya telah berakhir. Namun begitu aku sudah ikhlas dia mau bersama siapa saja, aku juga tidak ada hak untuk cemburu atau apapun itu.
            Bulan dimana yang aku tunggu-tunggu yaitu bulan kelahiran aku telah tiba. Ketika hari ulang tahun aku, aku mengajak semua kakak senior yang aku kenal termasuk dia, teman-teman aku, terlebih sahabat-sahabat aku untuk datang ke rumah aku untuk makan siang, karena saat itu aku sudah bertambah usia. Tetapi yang datang hanyalah 3 cewek cantik dengan 2 teman cowoknya yang lain dan juga hanya sabahat-sabahat aku yang datang. Tidak lama setelah aku buat tweets di twitter, dia DM aku dan meminta maaf karena dia tidak bisa datang ke rumah, dia hanya mengatakan salam dari dia saja. Sudah itu tidak ada lagi perbincangan antara kita berdua.
            Tapi ntah kenapa aku sampai sekarang masih saja berharap dengannya, aku dengan dia sempat lost contact LAGI. Sesudah aku tidak bersamanya lagi ada 2 orang yang lagi dekat dengan aku, awalnya aku terima mereka berdua hanya untuk agar aku dapat melupakan dia, tetapi ternyata sama saja tidak berhasil. Aku masih tetap saja berharap sama dia. Jadi, aku memilih untuk sendiri dulu hingga akhirnya ada lagi seseorang yang datang dalam kehidupan aku. Sama seperti yang kemarin, aku fikir dengan aku menerimanya, aku bisa melupakan dia, tetapi tetap saja tidak bisa. Tetapi ada sesuatu hal yang sangat aku sesali dan aku baru sadar itu, ternyata waktu aku dekat dengan ito, saat itu juga aku sedang dekat dengan dia lagi. Tapi aku memilih hal yang salah. Tapi itu semua juga sudah terjadi, aku juga tidak bisa berbuat apa-apa.
            Waktu aku bersama ito, aku sempat curhat dengan teman dekatnya dia (mantan yang masih aku sayang) dia berkata “sebenarnya bukan kamu yang memutuskan dia, karena kamu terima keputusan dia untuk memutuskan kamu” setelah temannya dia berkata begitu, hal itu yang selalu aku fikirkan. Tapi aku hanya bisa menunggu waktu yang tepat. Dan juga teman dekatnya dia itu sempat bilang kalau dia itu sebenarnya menyesal juga pernah melepaskan aku, dia juga sempat ingin kembali mendekat dengan aku,tetapi karena waktu itu aku bersama dengan ito, dia urungkan niatnya itu. Tapi ntahlah itu benar atau tidak, karena aku juga hanya diberitahu oleh teman dekatnya. Aku juga sering bercerita kepada kak feby semua tentang dia. Kak feby mendapatkan sebuah informasi yang sangat penting mengenai orang yang lagi dekat dengan dia sekarang. Aku sudah tahu sebenarnya dia lagi dekat sama siapa, tapi hanya memastikan lagi apa aku benar atau tidak, dan terbukti feeling aku emang benar.
            Karena aku terus saja masih berharap dengannya, aku melakukan saran dari sahabat aku dan juga saran dari kak feby. Kemudian aku langsung nge-bbm dia dan berkata jujur kalau aku sebenarnya masih menyayanginya, tetapi anggapan dia hanya berkata “MAAF” karena katanya dia begitu sibuk sehingga tidak bisa memberi perhatian ke orang lain. Sedangkan dia dapat memberi perhatian kepada orang yang lagi dekat dengannya. Aku tahu kalau itu hanya alasan agar aku tidak lagi berharap dengannya. Sama kayak kejadian waktu dia pacaran dengan salah satu dari 3 cewek cantik. Sekarang dia pacaran dengan kak anugrah, orang yang dulu membantu aku untuk jadian dengan dia. Tapi sekarang kak anugrah yang pacaran dengan dia. Awalnya mereka tidak memberitahu aku, sehingga aku yang tahu sendiri. Tapi yang tidak habis saya fikir itu, kak anugrah adalah salah satu orang yang saya tulis namanya dalam selembar kertas dalam diary aku, dan sekarang dia menjadi pacar dari orang yang masih sangat aku sayangi? WOW.
            Tapi semua itu tidaklah lagi penting! Karena aku memang sudah betul-betul melupakan dia! Di tahun baru ini aku ingin membuka lembaran baru! Melupakan semua hal yang telah membuat perasaanku ini menjadi sakit dan sangat kecewa.
            Yang ingin aku sampaikan janganlah melepaskan seseorang yang sebenarnya masih kamu sayang juga hanya karena rasa bosan kamu itu dan juga hanya karena adanya orang baru yang masuk dalam kehidupan kamu. Sebab jika itu terjadi aku yakin kamu pasti akan merasakan yang namanya penyesalan. Karena memang penyesalan itu selalu datang dibelakang, bukan di awal, karena kalau di awal itu bukan penyesalan tapi perencanaan.