Indah's Blog

Rabu, 03 April 2013

Pengertian Perangkat Input



  1. Pengertian Perangkat Input

Perangkat Input atau perangkat masukan yaitu peralatan yang berfungsi untuk memasukan data atau program dan mengirimkan data atau program tersebut dalam bentuk data digital yang akan diproses oleh komputer.
Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Input devices atau unit masukan yang umumnya digunakan personal computer (PC) adalah keyboard dan mouse, keyboard dan mouse adalah unit yang menghubungkan user (pengguna) dengan komputer. Selain itu terdapat joystick, yang biasa digunakan untuk bermain games atau permainan dengan komputer. Kemudian scanner, untuk mengambil gambar sebagai gambar digital yang nantinya dapat dimanipulasi. Touch panel, dengan menggunakan sentuhan jari user dapat melakukan suatu proses akses file. Microphone, untuk merekam suara ke dalam komputer.
Input device berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar sistem ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah dan menghasilkan informasi yang diperlukan. Data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer dapat berbentuk signal input dan maintenance input. Signal input berbentuk data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berbentuk program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Jadi Input device selain digunakan untuk memasukkan data dapat pula digunakan untuk memasukkan program. Berdasarkan sifatnya, peralatan input dapat digolongkan menjadi dua yaitu :
·         Peratalan input langsung, yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses. Contohnya : keyboard, mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet, scanner.
·         Peralatan input tidak langsung, input yang melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. Contohnya : punched card, disket, harddisk.
Berdasarkan jenis data yang dikirim ke komputer dibedakan menjadi;
Data berupa karakter, huruf, kode, simbol : keyboard
Data berupa besaran vektor (besaran dan arah) : pointing device
Data imaging: gambar, visual
Untuk automasi : pengiriman data terus menerus.

  1. Beberapa peralatan input yang umum digunakan
1.Keyboard

Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file. Penciptaan keyboard komputer berasal dari model mesin ketik yang diciptakan dan dipatentkan oleh Christopher Latham pada tahun 1868, Dan pada tahun 1887 diproduksi dan dipasarkan oleh perusahan Remington. Keyboard yang digunakanan sekarang ini adalah jenis QWERTY, pada tahun 1973, keyboard ini diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization). Jumlah tombol pada keyboard ini berjumlah 104 tuts. Keyboard sekarang yang kita kenal memiliki beberapa jenis port, yaitu port serial, ps2, usb dan wireless. Jenis-Jenis Keyboard :1.) QWERTY2.) DVORAK 3.) KLOCKENBERG.


2. Mouse
Mouse, merupakan perangkat yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Hampir setiap hari kita menggunakannya. Setiap penggunaan komputer, pasti diiringi juga oleh penggunaan perangkat ini. Mouse merupakan satu kesatuan komponen sistem dalam komputer. Maka dari itu, mouse sudah menjadi bagian yang tak dapat dipisahkan lagi dalam penggunaan sebuah komputer.
Seiring dengan perubahan zaman dan perkembangan teknologi, kebutuhan akan fungsi mouse kini tak sekedar sebagai perangkat untuk menunjuk atau memilih icon di layar komputer saja. Fungsinya kini telah berkembang menjadi sebuah perangkat yang multi fungsi. Dalam tulisan ini, saya akan mencoba untuk memaparkan perkembangan teknologi mouse hingga fungsi-fungsi terbaru mouse. Di bagian akhir, akan dilakukan sintesis untuk menambahkan fitur mouse dan membuat mouse menjadi suatu perangkat yang lebih nyaman untuk digunakan.

Sejarah, Definisi Dan Fungsi Mouse
Mouse, atau “Tikus” dalam istilah baku Bahasa Indonesia-nya, merupakan salah satu perangkat keras (hardware) dalam sebuah komputer, yang berfungsi sebagai alat input utama selain keyboard. Mouse dikategorikan sebagai sebuah Pointing Device (alat penunjuk/pemilih). Gerakan kursor di layar monitor mewakili pergerakan dari piranti mouse itu sendiri. Dengan mengarahkan kursor mouse pada icon/GUI (Graphic User Interface) tertentu, kemudian mengeksekusi perintah dengan cara meng-kliknya, seorang pengguna dapat menjalankan perintah tertentu pada program komputernya. Lebih lanjut mengenai cara kerja mouse, akan dijelaskan pada sub-bab Komponen dan Sistem Kerja Mouse.
Mouse pertama kali ditemukan pada tahun 1963, oleh seorang penemu Amerika dari Stanford Research Institute, bernama Dr. Douglas C. Engelbart. Mouse yang pertama merupakan sebuah perangkat yang sangat sederhana. Terbuat dari kayu, memiliki satu tombol kecil di sebelah kanan atasnya, kemudian memilikidua roda besi kecil di dalamnya. Saat itu, alat ini diberi nama resmi “X-Y position indicator for a display system” (Indikator posisi X-Y untuk sebuah sistem tampilan). Karena bentuknya yang memiliki kabel panjang, dan menyerupai seekor tikus, alat ini kemudian dipanggil “mouse” (Tikus). Kursor di layar pun sebenarnya mempunyai nama “bug” (serangga). Tapi nama ini tidak menjadi terlalu populer.
Pada awalnya, Douglas mencoba untuk menemukan Pointing Device (Alat penunjuk) yang lain, seperti alat yang digerakkan oleh dagu atau hidung. Akan tetapi, mouse-lah yang dianggap paling sederhana dan paling mudah untuk digunakan.
Ide mengenai mouse ini, kemudian dikembangkan oleh perusahaan komputer
Apple, Inc. (Pengembang sistem operasi Macintosh). Maka dari itu, Apple-lah yang akhirnya mendapatkan paten dari penggunaan mouse.
Pada perkembangan selanjutnya, mouse sudah beralih dari konsep konvensional ke konsep digital. Yaitu dengan ditemukannya mouse optik pada awal 1980-an. Mouse optik tidak lagi menggunakan bola sebagai sensor gerakannya, tetapi menggunakan sensor cahaya berupa dioda cahaya (light-emitting diode/LED) untuk mendeteksi gerakan pada permukaan dibawah mouse. Komponen Mouse
Mouse, dalam hal ini mouse optik, sebagai sebuah perangkat elektronik, didukung oleh beberapa komponen yang terintegrasi dan saling berinteraksi. Berikut, adalah beberapa komponen tersebut. Tombol kiri dan kanan
Tombol kiri dan kanan ini lazimnya dipergunakan untuk mengeksekusi (menjalankan) suatu perintah dengan cara menekannya satu kali (klik), maupun dua kali (double klik). Tombol kiri bisa juga dipergunakan untuk membuat wilayah atau melakukan seleksi pada daerah tertentu di layar monitor, dengan cara menahannya kemudian menggeserkan mouse sesuai kebutuhan (drag). Sedangkan tombol di sebelah kanan, biasa dipergunakan untuk menampilkan menu opsi (pilihan) yang tersedia dari sebuah perintah atau suatu kondisi pada komputer. Untuk memilih dan menjalankan salah satu pilihan tersebut, digunakan tombol kiri mouse.

Scroller
Scroller, atau dalam istilah Bahasa Indonesia-nya dikenal dengan nama “penggulung”, adalah sebuah tombol yang berfungsi untuk menggulung tampilan di layar monitor, baik ke arah kiri ataupun kanan, maupun ke arah atas atau bawah. Cara penggunaan scroller adalah dengan memutar tombolnya, sehingga layar tergulung. Tombol scroller ini juga bisa ditekan. Kemudian dengan hanya menggerakan badan mouse, tampilan layar dapat digulung atau dipindahkan tanpa harus memutar tombolnya. Pada intinya, scroller berfungsi sebagai pengganti scrollbar yang biasa berada di bagian kanan monitor. Dengan scroller ini, navigasi akan menjadi lebih mudah dan praktis.

Komponen Elektronika
Bagian inilah yang menjadi komponen terpenting pada setiap mouse. Ketika badan mouse digerakkan atau tombol-tombolnya ditekan, komponen elektronika akan memproses input tersebut, kemudian mengirimkan kode-kode digital untuk diproses lagi dan ditindaklanjuti dalam CPU komputer.

Casing/Body
Selain berfungsi sebagai pelindung / pembungkus, casing ini juga berfungsi sebagai pegangan tangan kita agar bisa menggerakan mouse dengan baik. Desain casing ini biasanya disesuaikan bentuk tangan manusia agar dapat dipegang dengan mudah dan nyaman.

Sensor Cahaya
Sensor cahaya merupakan komponen yang mendeteksi gerakan pada mouse untuk disesuaikan dengan gerakan kursor di layar monitor. Sensor cahaya ini menggantikan teknologi pada mouse sebelumnya, yang menggunakan sebuah bola dan dua buah roda kecil yang berfungsi untuk mendeteksi gerakan vertikal atau horisontal.
Sensor cahaya pada mouse optik menggunakan teknologi Light-Emitting Diode (LED), atau lebih dikenal dengan istilah
“Dioda Cahaya”. Dioda cahaya ini adalah sebuah semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju.
Sensor cahaya mendeteksi setiap pergerakan yang dilakukan oleh mouse, kemudian menterjemahkan pergerakan-pergerakan tersebut agar diproses pada CPU komputer, hingga pergerakan mouse dan kursor di layar bisa sama.
Kabel USB Mouse biasa, menggunakan kabel untuk mengirimkan kode-kode digitalnya ke CPU. Pada mouse versi terdahulu, sambungan (port) yang digunakan adalah sambungan jenis PS/2, yaitu sebuah sambungan berwarna hijau pada bagian motherboard komputer. Akan tetapi, sekarang ini lebih sering digunakan sambungan
USB (Universal Serial Bus), karena dinilai lebih praktis untuk digunakan, serta memiliki kinerja yang lebih baik untuk menjamin kehandalan penggunaan mouse.

Sistem Kerja Mouse
Sebagai suatu sistem, mouse tentunya memiliki sistem kerja tersendiri. Yang terdiri dari input (masukan), process (proses), output (hasil/keluaran), serta feedback (timbal balik). Disini dapat kita lihat, bahwa input-nya adalah penekanan tombol dan penggerakan mouse oleh tangan user (pengguna). Setelah melalui tahapan input, kemudian terjadi tahapan proses. Pada pemrosesan, komponen-komponen elektronik di dalam mouse memproses input berupa penekanan atau penggerakan yang telah dilakukan tadi. Kemudian output-nya adalah perintah yang telah diberikan berjalan pada sistem komputer. Setelah itu terjadi feedback, dimana user kembali menggunakan fungsi mouse setelah perintah sebelumnya berjalan pada komputer.

3. Scanner
Scanner adalah suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung kita lihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar.
Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran dengan kertas folio ada juga yang seukuran postcard, bahkan yang terbaru, berbentuk pena yang baru diluncurkan oleh perusahaan WizCom Technologies Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa menyimpan hingga 1.000 halaman teks cetak dan kemudian mentransfernya ke sebuah komputer pribadi (PC). Scanner berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink. Pena scanner itu berukuran panjang enam inci dan beratnya sekitar tiga ons. Scanner tersebut menurut WizCom dapat melakukan pekerjaannya secara acak lebih cepat dari scanner yang berbentuk datar.
Data yang telah diambil dengan scanner itu, bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII.
Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.

Cara Kerja Scanner :
Ketika kita menekan tombol mouse untuk memulai Scanning, yang terjadi adalah :
1. Penekanan tombol mouse dari komputer menggerakkan pengendali kecepatan pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning.
2. Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiriman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning.
3. Nyala lampu yang terlihat pada Scanner menandakan bahwa kegiatan scanning sudah mulai dilakukan.
4. Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor.
5. Apabila hasil atau tampilan teks / gambar ingin dirubah, kita dapat merubahnya dengan menggunakan software-software aplikasi yang ada. Misalnya dengan photoshop, Adobe dan lain- lain. pot scanned.

Ada dua macam perbedaan scanner dalam memeriksa gambar yang berwarna yaitu :
1. Scanner yang hanya bisa satu kali meng-scan warna dan menyimpan semua warna pada saat itu saja.
2. Scanner yang langsung bisa tiga kali digunakan untuk menyimpan beberapa warna. Warna-warna tersebut adalah merah, hijau dan biru.
Scaner yang disebut pertama lebih cepat dibandingkan dengan yang kedua, tetapi menjadi kurang bagus jika digunakan untuk reproduksi warna. Kebanyakan scanner dijalankan pada 1-bit (binary digit / angka biner), 8-bit (256 warna), dan 24 bit (lebih dari 16 juta warna). Nah, bila kita membutuhkan hasil yang sangat baik maka dianjurtkan menggunakan scanner dengan bit yang besar agar resolusi warna lebih banyak dan bagus.

4. Touch Screen
Touch screen merupakan sebuah perangkat keras yang mirip seperti monitor komputer tetapi mempunyai kelebihan dibandingkan monitor biasa. Layar sentuh atau dalam bahasa Inggrisnya Touchscreens, touch screens, touch panels atau touchscreen panels adalah layar tampilan komputer yang sensitif terhadap sentuhan manusia, sehingga seseorang dapat berinteraksi dengan komputer dengan cara menyentuh gambar atau tulisan yang terpampang pada layar komputer.
Touchscreen sering dipakai pada kios informasi ditempat-tempat umum, misalnya di bandara dan rumah sakit serta pada perangkat pelatihan berbasis komputer. Sistem touchscreen tersedia dalam bentuk monitor yang sudah memiliki kemampuan layar sensitif sentuhan dan ada juga kit touchscreen yang lebih ekonomis yang dapat dipasang pada monitor yang sudah ada. Sebuah layar touchscreen yang paling sederhana terdiri dari tiga buah komponen utama dalam bekerja. Komponen tersebut adalah sebagai berikut:

      1. Touch Sensor
Touch sensor merupakan sebuah lapisan penerima input dari luar monitor. Input dari touchscreen adalah sebuah sentuhan, maka dari itu sensornya juga merupakan sensor sentuh. Biasanya sensor sentuh berupa sebuah panel terbuat dari kaca yang permukaannya sangat responsif jika disentuh. Touch sensor ini diletakkan di permukaan paling depan dari sebuah layar touchscreen, dengan demikian area yang responsif terhadap sentuhan menutupi area pandang dari layar monitor. Maka dari itu ketika kita menyentuh permukaan layar monitornya, input juga telah diberikan oleh kita. Teknologi touch sensor yang kini banyak digunakan terdiri dari tiga macam, seperti yang telah dijelaskan di atas, yaitu Resistive touchscreen, Capasitive touchscreen, dan Surface wave touchscreen. Semua jenis sensor ini memiliki cara kerja yang sama, yaitu menangkap perubahan arus dan sinyal-sinyal listrik yang ada pada sensor tersebut, merekamnya dan mengubahnya menjadi titik-titik koordinat yang berada di atas layar, sehingga posisi tepat dari sebuah sentuhan dapat langsung diketahui dengan benar.

2. Controller
Controller merupakan sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan antara sensor dengan perangkat komputer yang akan memproses sentuhansentuhan tersebut. Ketika sensor-sensor merekam sebuah even sentuhan, maka data yang dimilikinya diteruskan ke sebuah controller. Controller tersebut kemudian akan melakukan penerjemahan informasi dari sensor-sensor tersebut menjadi informasi yang dimengerti oleh prosessor komputer. Setelah informasi masuk dan diproses oleh processor, maka hasil akhirnya akan dikeluarkan lagi ke monitor untuk ditampilkan. Kembali controller bertugas untuk menterjemahkan informasi dari processor untuk diubah menjadi sebentuk gambar yang ditampilkan di atas layar monitor.

3. Software Driver
Software driver merupakan sebuah software pengatur yang diinstal pada perangkat komputer atau PC yang tugasnya adalah untuk mengatur agar perangkat touchscreen dan komputer dapat bekerja sama untuk digunakan dalam berbagai macam keperluan. Software driver akan mengatur operating system dari perangkat komputer bagaimana caranya menangani even-even sentuhan yang berasal dari sensor-sensor di atas layar touchscreen. Kebanyakan dari driver touchscreen saat ini sudah menggunakan driver yang hampir sama dengan driver sebuah mouse. Hal ini akan membuat sebuah even sentuhan pada satu titik di layar monitor seperti sebuah even klik pada mouse di posisi yang sama. Dengan menggunakan driver dari perangkat mouse, maka para developer program tidak perlu pusing-pusing lagi memikirkan bagaimana programnya dapat berinteraksi dengan sebuah touchscreen.

5. Kamera Digital
DUNIA fotografi sekarang ini benar-benar mengalami perubahan yang drastis. Masa-masa mengisi gulungan plastik yang dicampur dengan bahan-bahan kimia di belakang sebuah kamera tampaknya akan berakhir. Kebosanan menunggu film diproses di lab pun akan berakhir. Era kamera digital sekarang ini sudah menyelimuti siapa saja, dan semua orang akan mencoba pengalaman baru dan memanfaatkan kemajuan yang dicapai dalam teknologi kamera ini. Memang, di sisi lain kita masih melihat kalau kamera digital sekarang ini masih menyimpan kemiripan dengan kamera yang selama ini kita kenal. Bentuk kotak yang terbungkus plastik atau kerangka besi ringan masih tetap melekat dengan lensa yang mengatur ketajaman fokus maupun aperture dan shutter yang mengatur berapa banyak cahaya yang bisa masuk ke dalam kamera. Perbedaannya hanya tidak adanya rol film yang selama ini kita kenal.
Pengalaman menggunakan kamera digital dan konvensional memang memberikan beberapa nuansa yang sama sekali baru. Setidaknya, hasil foto-foto yang diambil bisa langsung dilihat hasilnya seketika. Hasil seketika ini memang memberikan dimensi lain, antara lain siapa saja dan di mana saja seseorang berada bisa berbagi foto hasil jepretannya dalam seketika. Hal lain yang juga dicermati adalah proses belajar fotografi pun menjadi semakin cepat dan bisa disimak oleh siapa saja yang berminat tanpa khawatir akan membuang uang karena harus membeli beberapa rol film.
Pilihan kamera digital di pasaran sekarang ini pun beragam macam. Jasa fotografi yang biasanya dilakukan oleh perantara sebuah lab foto, sekarang mulai diambil alih oleh situ-situ Web di jaringan Internet. Teknologi kamera digital yang dimulai dengan gambar-gambar beresolusi rendah, sekarang sudah jauh berkembang dibanding lima tahun lalu dan tetap mampu mempertahankan semboyan "lebih indah dari aslinya".
Akan tetapi, di sisi lain, pun sampai pada sebuah taraf kebingungan ketika memilih kamera mana yang memberikan hasil terbaik, karena selain teknologi yang dikandung kamera digital sekarang ini semakin mendekati satu sama lain, harga yang ditawarkan pun beragam. Apalagi, berbagai aksesori kamera, seperti tambahan lensa sudut lebar maupun lensa tele, serta pilihan pencahayaan menggunakan lampu flash juga beragam.

Megapixel
Sekilas, persaingan piksel dalam kamera digital menjadi ajang persaingan yang setara seperti halnya persaingan kecepatan prosesor komputer PC yang setiap kali selalu diperbarui dalam kurun waktu tertentu menambah gigahertz yang sudah ada di pasaran. Oleh karena itu, kita jangan sampai terkecoh dengan jumlah megapiksel yang digembar-gemborkan penjual kamera digital, karena benar bahwa ada kamera yang mempunyai jumlah megapiksel yang lebih banyak tapi tidak serta-merta kamera ini menjadi yang terbaik. Yang perlu diingat adalah semakin banyak sel-sel sensitif foto yang ditampung dalam chip CCD (Charge Coupled Device) yang mengatur sensitivitas pencahayaan, semakin banyak gangguan-gangguan elektronik yang dihasilkan. Hanya pembuat sirkit elektronik yang cerdik dan canggih yang mampu menangani persoalan ini. Dan sekarang ini memang menjadi persoalan serius, karena belum terlihat siapa penghasil chip CCD terbaik sekarang ini yang menurut pengamatan memang akan didominasi oleh banyak perusahaan seperti Canon, Nikon, Fuji, Sony, dan lainnya.

6. Joy Stick
Joystick adalah alat masukan komputer yang berwujud tuas yang dapat bergerak ke segala arah, untuk mentransmisikan arah dua atau tiga dimensi ke dalam komputer. Joystick umumnya digunakan untuk memainkan permainan video, dan juga dilengkapi dengan lebih dari satu tombol. Selain untuk mengontrol permainan video, joystick juga banyak digunakan pada mesin lain, misalnya pada kursi roda bermotor, crane, dan truk.

7. Barcode Reader
Barcode termasuk dalam unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini biasanya menempel pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan buku. Sekarang ini, setiap kasir di supermarket atau pasar swalayan di Indonesia untuk mengidentifikasi produk yang dijualnya dengan barcode.

8. Microphon
Unit masukan ini berfungsi untuk merekam atau memasukkan suara yang akan disimpan dalam memori komputer atau untuk mendengarkan suara. Dengan mikropon, kita dapat merekam suara ataupun dapat berbicara kepada orang yang kita inginkan pada saat chating. Penggunaan mikropon ini tentunya memerlukan perangkat keras lainnya yang berfungsi untuk menerima input suara yaitu sound card.

9. Graphics Pads
Teknologi Computer Aided Design (CAD) dapat membuat rancangan bangunan, rumah, mesin mobil, dan pesawat dengan menggunakan Graphics Pads. Graphics pads ini merupakan input masukan untuk menggambar objek pada monitor. Graphics pads yang digunakan mempunyai dua jenis. Pertama, menggunakan jarum (stylus) yang dihubungkan ke pad atau dengan memakai bantalan tegangan rendah, yang pada bantalan tersebut terdapat permukaan membrane sensitif sentuhan ( touch sensitive membrane surface). Tegangan rendah yang dikirimkan kemudian diterjemahkan menjadi koordinat X – Y. Kedua, menggunakan bantalan sensitif sentuh ( touch sensitive pad) tanpa menggunakan jarum. Cara kerjanya adalah dengan meletakkan kertas gambar pada bantalan, kemudian ditulisi dengan pensil.

10. LightPen
Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian direkam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris per detik.

11. Touchpad
Unit masukkan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook, yaitu dengan menggunakan sentuhan jari. Biasanya unit ini dapat digunakan sebagai pengganti mouse. Selain touchpad adalah model unit masukkan yang sejenis yaitu pointing stick dan trackball.

Touch Pad Track Ball Pointing Stick
Selain komponen diatas, sebenarnya masih banyak lagi yang termaswuk dalam perangkat input, seperti Floppy Drive, CD-ROM, CD-RW, DVD ROM, DVD-RW dan lain-lain. Tetapi alat atau komponen tersebut dapat juga disebut sebagai perangkat out put. Dikatakan sebagai perangkat input apabila digunakan untuk memasukkan data, tetapi pada saat kita menyimpan data ke disket, CD atau DVD perangkat itu bisa dikatakan sebagai perangkat output.